Joedhy’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Keperawanan Pacarku Di Serahkan !

Bener juga waktu aku belum bangun pagi bel udah berbunyi si yohana dari seberang dengan suara lantang udah mengancam ” ada apa sayang jawabku, awas cepet mandi gosok gigi dan ganti baju jemput aku dan ingat kemarin kamu udah utang untuk ngantar aku ke hani temen ku di kota sebelah lho…seperti guru tk yang memberi arahan pada anak didiknya” ok.. sayang sebentar lagi aku baru bangun jawabku. “Cepat, nanti jangan sampai kesiangan ya……..” jawab yohana sambil memutus sambungan kita.

Aku dengan malas pergi ke kamar mandi untuk beol dulu dan mandi, soalnya udah kebiasaan setiap pagi pasti beol dulu baru yang lain. Sesudah mandi rapiin diri pakai minyak langsung meluncur ke kost yohana yang tak begitu jauh, eh dia ternyata udah bersungut-sungut di depan teras dan langsung naik ke boncenganku sambil cemberut. Ya emang gini kalau punya cewek harus bisa menjadi tua-tua yang bijak kalau tidak pasti berantem terus, sambil bonceng si yohana masih ngomel karena emang udah agak kesiangan tapi lama-lama dia ternyata sayang juga sama aku karena jaketku yang belum aku kacingkan dia berusaha dari belakang untuk membetulannya biar aku tidak kena debu dari jalanan yang emang kotor dan setelah itu badanya didekapkan aku sambil tangannya di lingkarkan ke perutku dan aku semakin mempercepat lari sepeda montorku biar tidak terlalu lama kepanasan di jalan.

Kira-kira dua jam berlalu kita udah sampai ke tempatnya si Hany yang super heroik dan sexy itu, berbanding terbalik dengan yohana yang diam maka si hany ini cerewetnya bukan main makanya si yohana seneng  ngobrol dan mereka menjadi temen karib yang kompak pikirku.”Silahkan masuk mas………” kata si hany sambil agak nakal memainkan matanya, oh ya dik nggak usah khawatir aku nanti masuk baru cari angin dulu jawabku santai. Aku di cubit Yohana kenceng karena tahu si hany main mata sama aku karena pikir aku tidak tahu sepatuku juga di injaknya sambil si yohana masuk ke dalam rumah. Aku diteras jadi duduk sendiri dan aku ambil salah satu majalah cewek dan aku baca untuk mencari kesibukan biar tidak kantuk karena perjalanan cukup jauh, jadi ya cukup letih dan ternyata si hany bawakan minuman dan snak dari dalam dengan pakaian di rumah yang sungguh enak buat saya karena hanya pakai celana pendek ketat dan atasnya yukensee yang minim.

Eh …….mas kok ngalamun ini diminum, oh ya nggak usah khawatir jawabku , eh…….kenalkan nama saya hany dankamu siapa namanya manja…….aku Yudha jawabku singkat sambil agak melirik payudaranya si hany yang agka keluar, dia menimpali lagi pasti pacarnya si yohana khan………nggak juga………masih dalam pendekatan…….jawabku sambil agak ngetes dia karena aku tahu dia cewek agak pengoda. Eh saya bilangin sama yohana lho….tadi yohana bilang bahwa dia pacarmu………kata hany. Udah ngomong aja malah orangnya di belakang khan………kataku menantang si hany, makanya………si yohana main ke sini soalnya sama kamu ya…..dia mau pamerin sama aku mentang-mentang pacar aku kagak cakep kata hany sambil agak mengerutu atas tingkah Yohana.

Temen-temen emang cewek itu sukanya pamer baik itu pacar dan financial yang bisa di lihatkan pacarnya sama temen-temennya lainkan kalau sama cowok yang selalu nggak ambil pusing masalah itu !. Si Yohana udah memanggil-manggil dari belakang, Si hany menyahut “Ya…….ya nggak usah khawatir aku nggak ambil calongebetanmu cuma ngobrol sebentar bolehkan sambil menuju ke dalam rumah”.

Sambil baca buku aku ketawa dalam hati cewek-cewek takutnya luar biasa kalau cowoknya di embat temen sendiri seperti si Yohana, selang beberapa saat anak dua sambil ketawa ketawa kecil keluar ke teras sambil bawa rujak baiasa cewek pasti sukanya yang pedes-pedes dan si yohana dan si hany sambil bersendau gurau menikmati rujak, sekali kali kaki saya di injak oleh yohana karena emang si hany ngajak main mata dan kadang-kadang aku melihat dia juga karena emang payudaranya mau jatuh keluar. Untuk membesarkan hati si yohana akupun mengajak dia pulang dengan mesra “Sayang ayo pulang…..udah lamakan ngobrol”, si hany melirik sambil agak nggak suka karena aku dekap dari samping dan si yohana memegang tanganku sambil masih ngobrol sama si hany…..si hany batuk-batuk dan nyeletuk “Gimana sih kok malah yang punya rumah nggak di anggap……….”, oh ya sory kataku kita khan lagi seneng soalnya baru 2 hari jalan bareng.

Eh ….dha pasti si yohana sms dan nelpon terus sama kamu………sampai-sampai kamu nggak bisa tidur……” belum lagi menjawab pertanyaan hany kakiku udah diinjak kenceng oleh yohana dan yohana menyahut “Lha nggak lah mosok kayak gitu ya lumrahlah kalau sms dua atau tiga kali bilang kangen sambil melirik aku dan aku mengiyakan saja daripada kakiku di injak terus. Kalau aku terus terang nggak bisa tidur ya karena seneng jalan sama cewek jawabku sambil agak bercanda, lama-lama aku perhatikan si yohana udah nggak suka sama ejekan si hany dan kamipun pamitan untuk kembali ke kost. Dalam perjalanan si yohana nggak terlalu banyak omong karena dia emang nggak terlalu suka sama ucapannya si hany atau mugkin udah lelah dan kantuk karena kepalanya di senderkan di punggungku dan tangannya di lingkarkan di pinggangku.

Eh………….enak aja tidur ya kataku sambil mengoyangkan tubuhku biar dia terbangun, emang udah nyampe jawab si yohana, Kagak kok nggak ada suaranya……..kataku, oh ya……….aku tahu tadi pasti kamu manasin si hany ya……………si yohana agak lama diam…….., Lha iya lah soalnya dia sombong si mas…..dikiranya kita-kita ini kagak bisa cari cowok yang keren dan naikkanya sepeda montor cowok yang keren…..temen-temen emang pada sengit sama dia karena dia selalu menyombongkan kemontokan tubuhnya……….tapi khan nggak perlu injak kakiku kalau kamu cemburu kataku. Bener…..jawabku si yohana malu dan tiduran lagi di punggungku sambil bermanja-manjaan, sambil katanya “awas kalau aku lihat kamu ngbrol atau melakukan atau kamu boncengkan si hany, aku pasti pukul kamu di depan orang banyak” ancamnya ya……..ya……..nggak lah tapi kalau nggak ketahuan khan nggak apa lha wong tadi kamu ngomong kalau melihat jawabku sambil mengoda dia, si yohana dari belakang memukuliku tapi dengan sayang.

Kira-kira jam 3 sore kita udah sampai ke tempat kami tetapi tanpa sepengetahuan si yohana aku arahkan kendaraanku ke kostku biar dia juga main ke tempatku, emang kostku agak enak karena bentuknya kaya rumah sakit yang ada lorongnya terus menuju ke taman jadi kalau ada temen langsung di ajak ngobrol di kamar, yohana aku persilahkan masuk dan dia dengan aggak malu masuk juga ke dalam dan aku tinggal ke wc karena ingin pipis, sesampainya di kamar lagi aku agak kaget karena aku perhatikan dia merapikan kamarku dan pakaian-pakaian yang semerawut di belakang pintu, cowok itu jorok dan tidak rajin kalau ada pakaian yang kotor bawa aja ke tempatku ujar si yohana, sambil membetulkan rambutnya yang panjang di rapikan dan dikipasi pakai buku karena emang lagi panas, kipasnya di hidupkan kataku sambil jalan menutup pintu si yohana melarang aku jangan nanti temen kamu mau kesini nggak bisa…..biasanya cewek pasti seperti itu malu-malu kucing dan aku bergegas mendekati dia ternyata naluri kita sama pasti menginginkan cumbuan dan sex, sambil berdiri ku kulum bibir si yohana sampai yohana megap-megap karena nggak bisa bernafas dan dimulai berani juga merespon kulumanku dan aku jatuhkan saja ke tempat tidur biar nyaman si yohana menurut aja, sambil mengulum bibirnya tanganku berusaha ku masukkan dalam BH nya di melawan dengan kuat jangan sampai aku mengapainya sampai-sampai kami selesaiin cumbuan kita karena si yohana ngambek dan tiduran di tempat tidur sambil pegang HP dan memainkannya dan tidak lihatin aku sama sekali. Akupun merayu di sampinya “sayang ya kurang garam kalau masak nggak ada bumbunya, yang penting kita tidak melakukan yang satu itu aja.

Tapi besuk-besuk kalau pegang boleh ya rayuku sambil mencium dia dari belakang, tapi bener lho kita tidak akan melakukan yang satu itu jawabnya……..nggak usah khawatir masih terkendali aku han. Kamipun memulai lagi cumbuan dan agak masih hati-hati dia agak menahan tanganku yang menyusup ke dalam BH nya dan mulut Yohana mulai panas karena emang dia belum pernah melakukannya dengan mata terpejam dia palingkan wajahnya ke kanan dan ke kiri sambil menahan kenikmatan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya dan tangannya dingin sekali memegang kedua tanganku dan tanpa bersuara karena mungkin masih malu sama aku karena kasihan aku sudahi saja dan aku tiduran di sebelahnya sambil aku rengkuh dia aku ciumi rambutnya dari belakang dan aku berbisik sama dia “Maafin aku ya, aku nggak tahu kalau kamu sama sekali belum mengenal ini dan aku semakin sayang sama kamu, si yohana cuma diam dan wajahnya di sembunyikan dalam bantal. Aku terus tidur di sampingnya dan ternyata dia juga tertidur, karena aku tidak bisa tidur aku tungguin sambil nonton acara televisi……..karena mungkin lelah perjalanan jauh dan takut melakukan cumbuhan dia terlelap sampai jam 7 belum bangun karena kasihan aku diamkan saja eh sampai jam 9 malam ternyata masih tidur juga karena dia belum mandi aku terpaksa membangunkan juga. Sayang udah malam mandi nggak kataku ……..dia sambil malas buka matanya dan agak kaget karena masih ditempatku sambil aku cium aku berkata padanya “Yakinlah pada aku …..aku nggak bakal macam-macam sama kamu walau misal kita tidur bersama,dan aku macam-macam emang kamu menginginkannya si yohana melingkarkan tangannya di leherku dan sambil berkedip menganggukkan kepala dan tersenyum. Oh ya aku mandi dulu, kalau mau tidur sini ya nggak apa soalnya temenku sebelah pacarnya ya udah sering tidur disini menenangkan yohana dan dia cuma mengantar aku sampai ke pintu kamar mungkin juga masih malu sama temen-temen kostku yang kayak kucing garong semua. Cewek emang misterius waktu pertama kali kita untuk mendapatkan sulitnya bukan main tetapi setelah kita mendapatkannya seperti kerbau yang menurut pada gembalanya. Dan malam itu si yohana menginap di kost karena emang kostan dia baru pulang semua mahasiswinya jadi dia sendirian dan aku menyarankan untuk bobok di kost ku saja. Nggak usah kamu tebak kita pasti melakukan cumbuan lagi karena emang baru jadi ya di coba terus biar nantinya lanyah sendiri dalam memakainya, dia tidak lagi memegang kedua tanganku seperti yang sudah-sudah dan aku agak kaget ketika si yohana bilang aku boleh melakukan apa saja asal dinikahi………aku bukannya seneng tapi bingung dan aku tanya sama dia “emang kenapa sih sayang, sekarang berubah drastis” tanyaku “Em…….aku takut kalau kamu minta sama cewek lain, karena aku percaya cewek itu mau…..jawabnya dengan polos.

Aku jadi seperti orang linglung karena dengar kepolosannya si yohana ini, sayang aku memang belum pernah cerita sama kamu bahwa aku cinta sama kamu tetapi tanpa aku bicara sama kamu hatiku yang paling dalam nama dan hatimu tak bakal hilang. Eh…ternyata bisa romantis juga ya……..aku kira diriku tidak bisa berkata romantis sama cewek..dan akupun tidur di sebelahnya tetapi ditarik si yohana karena emang dia pingin aku menyayang dan membelai dia, katanya enak aja emangnya aku dianggap apa lha tidur kamu malah memalingkan badan samu kamu……..mati kamu kalau aku suruh nganterin pulang dan malam itu aku dapatkan sesuatu yang lain di diri si yohana karena seperti udah dari kecil aku mengenal dia di hati kecilku apa ini yang dinamakan “Cinta Sejati ?” Thanks

NB : Tolong Beri Comment Biar Tambah Up Dool !

April 16, 2009 - Posted by | cerita 17 tahun, hiburan, lingerie, sex | , , , , , ,

2 Comments »

  1. hahahaha

    Comment by beck | April 29, 2009 | Reply

    • cewek emang gitu khan ha…………..

      Comment by joedhy | April 29, 2009 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: